Nagari Tanjung Haro Sikabu - Kabu Padang Panjang

Kec. Luak, Kab. Lima Puluh Kota
Prov. Sumatera Barat

Loading

Nagari Tanjung Haro Sikabu - Kabu Padang Panjang

Tahun Baru

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Selamat Datang di Portal Website Resmi Pemerintahan Nagari Tj.Haro Sikabu-kabu Pd.Panjang | Informasi Nagari adalah Hak Masayarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi | AWASI Pembangunan Nagari Kita - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan

Berita Nagari

Warta Nagari -- Pada awal November lalu, bertempat di bengkel Pratama Steel jorong Bukik Kanduang, posyantek Sitapa malaksanakan workshop pembuatan mesin pencacah.

Dalam workshop tersebut, Posyantek Sitapa menggandeng para pelaku dan pekerja teknik di nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu padang Panjang. Mereka adalah Depi Syafriadi, owner Pratama Steel jorong Bukik Kanduang yang telah lama merakit peralatan-peralatan serupa. Juga ada Windra dari jorong Padang Panjang dengan karya mesin bornya begitu banyak membantu masyarakat menggali sumurnya sendiri.

Workshop tersebut dilaksanakan selama kurang lebih 6 hari. Tanpa di duga, workshop tersebut diikuti oleh puluhann pemuda nagari yang tersebar di 6 jorong yang ada. Hari pertama dimulai dengan pemaparan teori oleh Windra dan Depi.

Windra dan Depi memaparkan apa saja bagian-bagian dari mesin pencacah tersebut. Bagaimana cara kerjanya, dan apa saja yang akan dikerjakan selama workshop.  Setelahnya, pada hari ke dua hingga hari ke enam Windra dan Depi mendampingi peserta di lapangan untuk pelahiran bentuk mesin pencacah tersebut.

“Kami sedang mengerjakan proyek membuat mesin pencacah,” ujar Reda selaku ketua pelaksana kegiatan tersebut. Reda juga yang dipercaya nagari sebagai pengurus Posyantek.

“Kurang lebih 6 bulan sudah kami melakukan pemetaan. Hal menarik yang kami temukan adalah begitu banyak ternayata wilayah kita yang sudah berganti tanaman. Tanaman ubi begitu sangat mendominasi. Disamping peternakan juga masih menjadi primadona masyarakat,” ujar Reda lagi.

Dari temuan itu, Reda dan rekan-rekannya di Posyantek menemukan satu persoalan yang sebetulnya bisa dijadikan satu potensi besar. Apa itu? Adalah sampah pertanian ubi itu sendiri. Biasanya, para petani menumpuk saja batang ubinya yang telah dipanen. Setelah batangnya agak kering barulah dibakar. Setelah dibakar, batang ubi tersebut ternyata tidak habis begitu saja. Masih menyisakan tunggul-tunggul yang menghitam. Dan terkadang, dalam onggokan besar itu, justru menjadi tempat yang nyaman bagi hama tikus.

“Batang ubi itu yang baru saja selesai dipanen itu mestinya bisa kita manfaatkan,” papar Ichsan “ucok” Siregar yang juga salah satu pengurus Posyantek.

Menurut Ucok, batang ubi tersebut bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak. Dan yang lebih penting lagi, ketika para petani mengeluhkan ketersediaan pupuk dan juga harganya yang selangit, kenapa tidak mencari alternatif dengan membuat pupuk secara organik.

Berdasarkan itulah kemudian, Reda, Ucok dan rekan-rekannya di Posyantek merasa perlu untuk menginisiasi pembuatan TTG mesin pencacah ini. Pembuatan mesin inilah yang kemudian ditawarkan kepada pemerintah nagari sebagai sebuah inovasi.

Agaknya, Pemerintah Nagari menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh Posyantek tersebut. Tak tanggung-tanggung, dengan anggaran yang lumayan besar, Pemerintah Nagari mendukung penuh inovasi teknologi tersebut.

“Terkait Posyantek ini, kami telah menggelar diskusi panjang. Baik itu dengan Pendamping Desa, maupun juga dengan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat. Kami kira, Pemerintah Nagari merasa perlu menyambut baik tawaran pengurus Posyantek tersebut,” sambut Wali Nagari

Sementara itu, Atyu Maini selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat sangat mengapresiasi apa yang dikerjakan oleh pengurus Posyantek Sitapa ini. “Ini baru merupakan satu inovasi. Ini tidak hanya soal hasil, tapi di sisi lain adalah soal proses. Saya kira nagari lain juga melakukan inovasi, tetapi mereka lebih kepada membeli peralatan. Lalu mengklaim telah membuat. Namun, di Sitapa ini mereka langsung membuat dan merakit sendiri,” kata ibu Ayu.

“Diantara banyak pengurus Posyantek yang saya dampingi di kabupaten Lima Puluh Kota, saya kira baru di Sitapa ini saya menemukan satu kreativitas,” sambung ibu modis ini.

Ketika dijumpai di bengkelnya, Windra menjelaskan tentang mesin pencacah tersebut. “Ini belumlah selesai. Saya kira baru 90 persen. Masih perlu kita lakukan pengembangan-pengembangan. Nanti akan kita perbaiki sebagai bentuk finishingnya,” tutup Windra yang juga di damping Depi Pratama Steel.

 

 

Beri Komentar

Nagari

2.934

LAKI-LAKI

2.934LAKI-LAKI penduduk

2.923

PEREMPUAN

2.923PEREMPUAN penduduk

5.857

TOTAL

5.857TOTAL penduduk

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Nagari untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Nagari

Wali Nagari

NOFRIZAL

Tidak di Kantor

Sekretaris Nagari

HERRY WANDA

Ada di Kantor

Kepala Urusan Keuangan

NELDIA PUTRI

Ada di Kantor

Kepala Urusan Umum dan Tata Usaha

DETY PURNAMA ROZA

Ada di Kantor

Kepala Urusan Perencanaan

RONI PUTRA

Ada di Kantor

Kepala Seksi Pemerintahan

NILA SAFITRI

Ada di Kantor

Kepala Seksi Kesejahteraan

MUHAMAD RIZKI

Ada di Kantor

Kepala Seksi Pelayanan

ARIF RAHMAN

Ada di Kantor

Staf Operator

AISHA ANANDA IRMAYENI

Ada di Kantor

Kepala Jorong Sikabu-kabu

ISMAIL

Ada di Kantor

Kepala Jorong Lakuak Dama

HERMAN

Ada di Kantor

Kepala Jorong Bukik Kanduang

A. WAHID

Ada di Kantor

Kepala Jorong Tanjung Haro Selatan

FAUZAN HAZMI

Tidak di Kantor

Kepala Jorong Tanjung Haro Utara

BOY EKO FEBRIAN

Tidak di Kantor

Kepala Jorong Padang Panjang

RIKO SATRIA

Tidak di Kantor
Statistik
Vidio Potensi Nagari
LOKASI KAYU KOLEK
Poling Kepuasan Masyarakat
Statistik Pengunjung
Hari ini:779
Kemarin:1.457
Total Pengunjung:3.668.195
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:35.175.119.198
Browser:Tidak ditemukan
Vidio Potensi Nagari
LOKASI KAYU KOLEK
Poling Kepuasan Masyarakat
Statistik Pengunjung
Hari ini:779
Kemarin:1.457
Total Pengunjung:3.668.195
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:35.175.119.198
Browser:Tidak ditemukan

Transparansi Anggaran

APBDes 2021 Pelaksanaan

PENDAPATAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 1.549.663.738,00Rp. 1.963.239.149,00

78.93%

BELANJA

Realisasi | Anggaran

Rp. 1.332.301.300,00Rp. 2.237.531.330,00

59.54%

PEMBIAYAAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00Rp. -274.292.181,00

0%

APBDes 2021 Pendapatan

Lain - Lain Pendapatan Asli Desa Yang Sah

Realisasi | Anggaran

Rp. 8.070.000,00Rp. 9.000.000,00

89.67%

Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 921.303.200,00Rp. 1.088.629.000,00

84.63%

Bagi Hasil Pajak dan Retribusi

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00Rp. 24.000.000,00

0%

Alokasi Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 613.927.640,00Rp. 838.110.149,00

73.25%

Bunga Bank

Realisasi | Anggaran

Rp. 6.362.898,00Rp. 3.500.000,00

181.8%

APBDes 2021 Pembelanjaan

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 565.482.186,00Rp. 797.999.229,00

70.86%

BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 429.815.514,00Rp. 815.984.709,00

52.67%

BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 42.935.400,00Rp. 166.160.300,00

25.84%

BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Realisasi | Anggaran

Rp. 27.779.700,00Rp. 137.157.680,00

20.25%

BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 266.288.500,00Rp. 320.229.412,00

83.16%
Pemerintah Nagari

NOFRIZAL

Wali Nagari


Tidak di Kantor

HERRY WANDA

Sekretaris Nagari
Ada di Kantor

NELDIA PUTRI

Kepala Urusan Keuangan
Ada di Kantor

DETY PURNAMA ROZA

Kepala Urusan Umum dan Tata Usaha
Ada di Kantor

RONI PUTRA

Kepala Urusan Perencanaan
Ada di Kantor

NILA SAFITRI

Kepala Seksi Pemerintahan
Ada di Kantor

MUHAMAD RIZKI

Kepala Seksi Kesejahteraan
Ada di Kantor

ARIF RAHMAN

Kepala Seksi Pelayanan
Ada di Kantor

AISHA ANANDA IRMAYENI

Staf Operator
Ada di Kantor

ISMAIL

Kepala Jorong Sikabu-kabu
Ada di Kantor

HERMAN

Kepala Jorong Lakuak Dama
Ada di Kantor

A. WAHID

Kepala Jorong Bukik Kanduang
Ada di Kantor

FAUZAN HAZMI

Kepala Jorong Tanjung Haro Selatan
Tidak di Kantor

BOY EKO FEBRIAN

Kepala Jorong Tanjung Haro Utara
Tidak di Kantor

RIKO SATRIA

Kepala Jorong Padang Panjang
Tidak di Kantor